
Rancaekek, 7 Oktober 2026 — Kabar membanggakan kembali hadir dari SMPIT Insan Rahayu. Dua siswi berhasil meraih prestasi pada ajang 2nd Islamic Youth Festival (IYF) dan berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat Provinsi Jawa Barat pada kategori Olimpiade Bahasa jenjang SMP/MTs/Sederajat.
Kedua siswi tersebut adalah Kaila Alifa Zahra, yang berhasil meraih medali perak dalam Olimpiade Bahasa Arab, serta Mikayla Syerafina Nadhif, yang berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Bahasa Inggris.
Prestasi tersebut menjadi langkah penting bagi keduanya untuk melanjutkan perjuangan pada 2nd Islamic Youth Festival tingkat Provinsi Jawa Barat. Capaian ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMPIT Insan Rahayu, karena kembali menunjukkan bahwa peserta didik memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi dan berprestasi di luar lingkungan sekolah.
Prestasi yang Lahir dari Proses
Bagi SMPIT Insan Rahayu, prestasi tidak semata-mata diukur dari medali yang berhasil dibawa pulang. Lebih dari itu, setiap kompetisi merupakan ruang bagi peserta didik untuk belajar tentang ketekunan, keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan menghadapi tantangan.
Keberhasilan Kaila dan Mikayla menjadi bagian dari proses pendidikan yang terus dibangun sekolah melalui perpaduan antara keilmuan, pembinaan karakter, dan nilai-nilai Qurani.
Bahasa, dalam konteks ini, tidak hanya ditempatkan sebagai mata pelajaran. Penguasaan bahasa menjadi salah satu pintu bagi peserta didik untuk memperluas wawasan, membangun kepercayaan diri, memahami dunia yang lebih luas, serta mempersiapkan diri untuk mengambil peran di tengah masyarakat.
Karena itu, capaian pada ajang Olimpiade Bahasa ini diharapkan tidak berhenti pada sebuah penghargaan, tetapi menjadi pengalaman yang membentuk karakter dan semakin menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap ilmu pengetahuan.
Apresiasi untuk Guru dan Orang Tua
SMPIT Insan Rahayu menyampaikan apresiasi kepada Kaila dan Mikayla atas kerja keras, ketekunan, dan keberanian mereka dalam mengikuti kompetisi. Apresiasi juga diberikan kepada para guru pembimbing yang telah mendampingi proses persiapan dan memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensinya.
Namun, di balik capaian tersebut, sekolah juga memberikan apresiasi khusus kepada orang tua yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan kedua siswi tersebut.
Sekolah menyadari bahwa dalam proses pendidikan, tidak seluruh kebutuhan pembelajaran dapat difasilitasi secara maksimal di lingkungan sekolah. Di tengah berbagai keterbatasan fasilitas, waktu, maupun kesempatan pembelajaran, peran orang tua di rumah menjadi sangat penting dalam memastikan proses belajar anak terus berlangsung.
Perhatian orang tua terhadap anak, pendampingan dalam belajar, pemberian motivasi, serta kesediaan untuk kembali menghadirkan ruang pembelajaran di rumah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses tumbuhnya potensi seorang anak.
Apa yang dipelajari di sekolah membutuhkan penguatan di rumah. Begitu pula karakter dan kebiasaan belajar yang dibangun di sekolah akan semakin kuat ketika mendapatkan dukungan dari lingkungan keluarga.
“Sekolah meyakini bahwa prestasi anak tidak hanya lahir dari apa yang terjadi di ruang kelas, tetapi juga dari apa yang terus dirawat di rumah.” Sebut Kepala Sekolah SMPIT Insan Rahayu, Tatang Khoerudin.
Karena itu, keberhasilan Kaila dan Mikayla hari ini sesungguhnya merupakan hasil dari sebuah ikhtiar bersama: ketekunan anak dalam belajar, pendampingan guru di sekolah, serta perhatian dan pengorbanan orang tua di rumah.
Atas hal tersebut, SMPIT Insan Rahayu menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada orang tua Kaila dan Mikayla yang telah memberikan perhatian, dukungan, dan pendampingan dalam proses pendidikan putra-putrinya.
Semoga sinergi antara sekolah dan keluarga ini terus tumbuh menjadi sebuah ekosistem pendidikan yang tidak hanya melahirkan anak-anak berprestasi, tetapi juga generasi yang memiliki ilmu, adab, ketangguhan, dan jiwa kepemimpinan.
Melangkah ke Tingkat Provinsi
Selanjutnya, keluarga besar SMPIT Insan Rahayu memohon doa dan dukungan agar Kaila Alifa Zahra dan Mikayla Syerafina Nadhif dapat memberikan kemampuan terbaik pada ajang 2nd Islamic Youth Festival tingkat Provinsi Jawa Barat.
Apa pun hasil akhirnya nanti, keberanian untuk melangkah lebih jauh dan kesediaan untuk terus belajar merupakan kemenangan tersendiri. Sebab setiap kompetisi bukan hanya tentang menjadi yang terbaik, tetapi tentang menjadi lebih baik dari diri kita sebelumnya.
Selamat berjuang, Kaila dan Mikayla!
Terima kasih kepada para guru dan orang tua yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Semoga langkah ini menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang untuk terus bertumbuh dengan ilmu, berproses dalam adab, dan berani mengukir prestasi.
SMPIT Insan Rahayu
Generasi Emas; Tafaquh, Ilmiah, Qurani.



