​Solokan Jeruk — Suasana ceria dan penuh semangat tampak menyelimuti lingkungan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insan Rahayu pada hari Senin, 28 September 2026. Hari itu, sekolah sukses menggelar program edukatif bertajuk “Detektif Lingkungan” yang dirancang khusus untuk membangun kesadaran dan kepedulian peserta didik terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan sekitar.

​Menelusuri Sudut Sekolah Selayaknya Detektif Profesional

​Sejak pagi, seluruh murid terlihat sangat antusias melaksanakan aktifitas penelusuran ala detektif. Dengan membawa lembar catatan dan rasa ingin tahu yang tinggi, mereka terjun langsung melakukan observasi mendalam ke berbagai titik di lingkungan sekolah.

​Objek pengamatan meliputi beragam sarana dan prasarana (sarpras) serta fasilitas sekolah, mulai dari area gerbang utama, masjid, ruang kelas, toilet, hingga lapangan sekolah. Para murid dengan teliti mengamati kondisi kebersihan, kerapian, hingga pemanfaatan fasilitas tersebut.

​Salurkan Kreativitas Lewat Presentasi Manual

​Usai merampungkan investigasi lapangan, aktivitas seru ini dilanjutkan dengan sesi presentasi kelompok. Uniknya, para siswa menuangkan hasil temuan dan gagasan mereka ke dalam media presentasi buatan tangan secara manual.

​Tanpa batasan digital yang kaku, kreativitas mereka terpancar luas melalui poster kreatif, peta konsep bergambar, hingga laporan temuan yang dihiasi warna-warni menarik. Sesi ini sekaligus melatih kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan kepercayaan diri para siswa di depan kelas.

​Apresiasi Kepala Sekolah dan Manifestasi Nilai Khalifatullah

​Kepala SIT Insan Rahayu, Tatang Khoerudin memberikan apresiasi tinggi kepada para guru yang telah menginisiasi sekaligus bertindak sebagai panitia penyelenggara program ini.

​”Program ini tidak hanya menjadi ruang kolaborasi yang sangat baik bagi sesama murid, tetapi juga membangun kesadaran secara lebih efektif. Melalui kegiatan interaktif seperti ini, siswa dapat memahami kewajiban mereka dalam menjaga lingkungan sebagai salah satu manifestasi nilai-nilai manusia sebagai khalifatullah (pemimpin di muka bumi),” ungkap Tatang di Kantor SMPIT Insan Rahayu.

 

​Melalui program “Detektif Lingkungan” ini, SMPIT Insan Rahayu berharap benih-benih kecintaan terhadap kebersihan dan tanggung jawab ekologis dapat terus tumbuh subur di dalam diri setiap peserta didik sejak usia dini.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai metode pembelajaran luar kelas seperti program “Detektif Lingkungan” ini untuk diterapkan pada tingkat sekolah dasar?